Kalkulator Kiblat ASTRODIGILAB adalah aplikasi web progresif (PWA) untuk menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan metode astronomi. Aplikasi ini dapat digunakan di browser tanpa instalasi, dan dapat dipasang sebagai aplikasi di perangkat Anda.
Aplikasi menyediakan 4 metode perhitungan kiblat: Azimuth, Rashdul, Kompas digital, dan Istiwa'aini — masing-masing cocok untuk kebutuhan yang berbeda.
Buka browser Google Chrome atau Microsoft Edge dan kunjungi alamat aplikasi.
Klik ikon ⊕ atau "Install App" yang muncul di pojok kanan address bar browser.
Klik Pasang / Install pada dialog yang muncul. Aplikasi akan terbuka sebagai jendela terpisah seperti aplikasi desktop.
Shortcut aplikasi akan tersedia di Desktop dan Start Menu. Aplikasi dapat digunakan secara offline.
Buka Google Chrome di Android dan kunjungi alamat aplikasi.
Banner "Tambahkan ke Layar Utama" akan muncul di bagian bawah. Ketuk banner tersebut.
Atau ketuk menu ⋮ (tiga titik) di pojok kanan atas, lalu pilih "Tambahkan ke layar utama".
Ketuk Tambah / Pasang. Ikon aplikasi akan muncul di layar utama seperti aplikasi biasa.
Buka aplikasi Safari (wajib Safari, bukan Chrome) dan kunjungi alamat aplikasi.
Ketuk ikon Bagikan (Share) — ikon kotak dengan panah ke atas di bagian bawah layar.
Gulir ke bawah dan ketuk "Tambahkan ke Layar Utama" (Add to Home Screen).
Ketuk Tambahkan di pojok kanan atas. Ikon aplikasi akan tampil di Home Screen.
Tab Azimuth Kiblat menghitung arah kiblat berdasarkan posisi Matahari pada waktu tertentu menggunakan 7 langkah perhitungan ilmu falak.
Koordinat: Isi lintang dan bujur tempat Anda, atau ketuk GPS untuk otomatis, atau cari nama kota.
Waktu Observasi: Masukkan waktu kapan Anda akan mengukur (format 24 jam). Gunakan waktu saat Matahari terlihat.
Zona Waktu: Pilih WIB, WITA, atau WIT sesuai lokasi Anda.
Ketuk Proses Hitung. Hasil akan menampilkan 7 langkah termasuk Beda Azimuth (BA) — nilai inilah yang digunakan pada instrumen.
Tab Rashdul Kiblat mencari waktu tepat dalam sehari di mana bayangan semua benda tegak lurus otomatis menunjuk arah kiblat. Tidak perlu instrumen — cukup gunakan bayangan tongkat atau tiang mana saja.
Koordinat: Isi atau ambil via GPS. Rashdul sangat sensitif terhadap koordinat — isi seakurat mungkin.
Tanggal: Pilih tanggal pengamatan. Rashdul Kiblat Global terjadi pada 27 atau 28 Mei dan 15 atau 16 Juli setiap tahun.
Ketuk Hitung Rashdul Kiblat. Hasil menampilkan jam, menit, detik waktu Rashdul dalam zona waktu Anda.
Pada waktu tersebut, dirikan benda tegak di permukaan datar, dan bayangan yang jatuh adalah arah kiblat.
Tab Kompas menggunakan sensor orientasi perangkat untuk menunjukkan arah kiblat secara real-time. Jarum emas menunjuk kiblat, jarum merah menunjuk Utara.
Aktifkan Sensor: Ketuk tombol "Aktifkan Sensor". Di iOS, izin sensor akan diminta.
Water Pass: Gelembung hijau di tengah berarti perangkat rata — posisi ideal untuk pembacaan kompas akurat. Jika gelembung miring, ikuti petunjuk arah yang muncul.
Heading & Selisih: Angka heading menunjukkan arah perangkat saat ini. Selisih ke Kiblat menunjukkan berapa derajat Anda perlu memutar. Hijau = sudah tepat.
Diagnostik Lingkungan: Panel otomatis mendeteksi gangguan medan magnet, sinyal EM, objek logam, getaran, dan gerakan perangkat dengan rekomendasi tindakan.
Kalibrasi: Ketuk "Kalibrasi" lalu gerakkan perangkat membentuk angka 8 di udara 3–5 kali untuk meningkatkan akurasi sensor.
Tab Istiwa'aini mencari semua waktu dalam sehari di mana Beda Azimuth (BA) bernilai tepat bulat derajat (menit = 00', detik = 00"). Ini memudahkan penggunaan theodolite atau istiwa'aini karena tidak perlu fraksional.
Koordinat & Tanggal: Isi koordinat (atau GPS) dan tanggal pengamatan yang diinginkan.
Ketuk Cari Waktu Istiwa'aini. Aplikasi memindai seluruh hari dengan resolusi 1 detik untuk menemukan semua crossing BA bulat.
Tabel hasil menampilkan waktu, azimuth Matahari, dan nilai BA bulat. Gunakan filter jam untuk menyaring waktu yang Anda inginkan.
Pilih salah satu waktu, arahkan nol (0°) instrumen ke bayangan Matahari, lalu putar searah jarum jam sebesar BA yang tertera.
Saat aplikasi dibuka, GPS otomatis mengisi koordinat di semua tab. Pastikan izin lokasi diaktifkan di browser. Jika gagal, gunakan fitur Cari Kota.
Tombol Refresh di pojok kanan atas mereset semua formulir tanpa meninggalkan tab aktif. Posisi halaman tetap pada tab yang sedang dibuka.
Setelah dipasang sebagai PWA, aplikasi dapat digunakan sepenuhnya offline. Data kota tersimpan lokal, perhitungan tidak membutuhkan internet.
Selalu pastikan gelembung water pass berada di tengah lingkaran hijau sebelum membaca heading kompas. Kemiringan >10° membuat kompas tidak akurat.
Semakin akurat koordinat yang dimasukkan, semakin presisi hasil kiblat. Perbedaan 0,01° lintang/bujur dapat menggeser azimuth beberapa menit busur.